Close


November 24, 2017241 Views

Uji Gelar Aspal CPHMA di Ruas Bypass Krian

image_pdfimage_print

Foto : Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I, Achmad Subki meninjau PT. Cipta Wahana Persada melakukan uji gelar Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA)  di Ruas Bypass Krian Km 28 +000

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII bekerjasama dengan Pusjatan dan PT. Cipta Wahana Persada melakukan uji gelar Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA)  di Ruas Bypass Krian Km 28 +000 arah ke Surabaya sepanjang 120 meter dengan lebar 7,20 meter pada Rabu (22/11).

Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I, Achmad Subki menyampaikan kegiatan ini berkaitan erat dengan tugas BBPJN VIII terutama preservasi jalan sehingga kita dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna jalan.

“Biasanya untuk menutup lubang harus menunggu beberapa hari karena menunggu AMP memproduksi aspal baru kemudian di hampar namun dengan  CPHMA lubang  dapat langsung ditutup karena aspal CPHMA dapat di kemas di karung  dan siap digunakan kapanpun ” ujar Subki.

CPHMA atau campuran beraspal panas Asbuton dihampar dingin adalah campuran beraspal yang mengandung Asbuton dan bahan tambahan lain, (polimer) jika diperlukan. Pencampuran dilakukan di pabrik secara panas kemudian dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan secara dingin (temperatur udara) sebagai perkerasan jalan beraspal.

Dalam mengimplementasikan CPHMA ada beberapa hal yang harus diperhatikan dilapangan

  1. Perkerasan eksisting harus diberi lapis pengikat atau lapis resap ikat.
  2. Penghamparan dapat dengan menggunakan mesin penghampar (Finisher) atau secara manual, dengan memperhatikan kerataan elevasi hamparan serta keseragaman butiran agregat (tidak segregasi),
  3. Pada saat pemadatan sering kali terjadi campuran menempel pada roda alat pemadat dan terangkat, untuk menghindari hal tersebut, roda pemadat harus cukup basah. Hal ini karena ikatan awal di dalam campuran beraspal (antar campuran beraspal) pada CPHMA lebih tidak kuat karena aspal lebih lunak, adanya minyak ringan atau adanya bahan anti penggumpalan.

Keunggulan CPHMA

  1. Harga Produksi campuran beraspal bisa di hemat 25 %
  2. Mensubsidi aspal minyak hingga 100 %
  3. Digunakan untuk lalulintas ringan sampai sedang dengan lalulintas maksimum 1000 kendaraan/hari.
  4. Di kemas dalam karung sehingga dapat digunakan kapanpun.
  5. Dapat diaplikasikan di lokasi-lokasi terpencil, termasuk pulau-pulau kecil yang tidak memiliki fasilitas Unit Pencampur Aspal Panas.
  6. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa setelah umur 3 – 4 tahun kerusakan pada perkerasan jalan relatif kecil yaitu berkisar antara 15 – 20%
  7. Dibandingkan dengan campuran sejenis antara lain konstruksi perkerasan yang lebih merata dan homogen serta kerataan permukaan yang lebih baik. (msq)

Humas BBPJN VIII

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *