Close


June 12, 201932 Views

Tingkatkan Kualitas SDM Teknisi Pengujian Melalui ISO/IEC 17025:2017

image_pdfimage_print

Upaya untuk terus meningkatan daya saing sumber daya manusia untuk menjadi lebih unggul bagi setiap pegawainya terus dilakukan oleh BBPJN VIII. Melalui bidang pembangunan dan pengujian mengadakan pelatihan pemahaman SNI ISO/IEC 17025:2017 sebagai persyaratan umum kompetensi pengujian laboratorium bidang jalan dan jembatan. Acara yang diadakan selama dua tersebut difokuskan untuk menjaga kompetensi laboratorium pengujian dengan menerapkan SNI ISO/IEC 17025:2017, Pada tanggal 12 – 13 Juni 2019 di gedung aula BBPJN VIII.

Kegiatan tersebut dihadir oleh sekitar 30 personil laboratorium teknik jalan dan jembatan wilayah Jawa Timur, materi yang disampaikan meliputi transisi SNI ISO/IEC 17025:2017, ruang lingkup SNI ISO/IEC 17025:2017,klausal persyaratan umum, klausal persyaratan structural, klausal persyaratan sumber daya, hingga manajemen asset.

Acara yang dibuka oleh kepala bidang pembangunan dan pengujian T.Yuliansyah mewakili Kepala BBPJN VIII mengatakan, dengan kebijakan Komite Akreditasi Nasional (KAN) tentang penyesuaian persyaratan akreditasi laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2017 ke ISO/IEC 17025:2017 diharapkan mampu meningkatkan pemahaman personil dalam menjaga kompetensi laboratorium pengujian secara berkesinambungan serta sebagai salah satu kelengkapandalam pengajuan akreditasi ISO/IEC 17025:2017.

“adapun sasaran pelatihan adalah peserta pelatihan mengetahui perbedaan atau perubahan standar dari ISO/IEC 17025:2018 ke ISO/IEC 17025:2017, sehingga peserta memahami system manajemen mutu laboratorium.” Ungkap Yuliasyah.

Prinsip perubahan SNI ISO/IEC 17025 diantaranya pada ISO/IEC 17025:2017 telah menggunakan pendekatan proses yang sejalan dengan standar yang lebih muktahir, memberikan penekanan lebih kuat pada teknologi informasi yang mencakup penggunaan sistem komputer, rekaman elektronik, hasil dan laporan elektronik; menggunakan pendekatan risk-based thinking; menggunakan terminologi yang lebih modern sesuai kemajuan jaman, antara lain semakin diakuinya penggunaan dokumen dan rekaman elektronik untuk menggantikan dokumen dan rekaman cetak; menyesuaikan dengan perubahan Vocabulary of Metrology (VIM) dan penggunaan istilah serta struktur yang selaras dengan standar ISO/IEC untuk jenis Lembaga penilaian kesesuaian lainnya;

Ruang lingkupnya mencakup seluruh kegiatan laboratorium termasuk pengujian, kalibrasi dan sampling yang dilakukan untuk kegiatan kalibrasi dan pengujian; mensyaratkan penetapan dan pemenuhan kriteria kompetensi personel, kalibrasi dan pemeliharaan peralatan serta seluruh proses yang digunakan oleh laboratorium untuk menghasilkan data; serta mensyaratkan laboratorium untuk berpikir dan beroperasi dengan cara yang dapat menjamin bahwa seluruh proses berada dalam kendali dan data yang dihasilkan selalu handal.

Amir Partowiyatmo selaku narasumber menggambarkan filosofi infrastruktur mutu seperti merakit semua komponen otomotif (ban, velg, murbaut; sabuk pengaman/air bag, busi, radiator dan lain – lain ), sehingga bila diintegrasikan komponen-komponen tsb akan menjadi produk mobil, untuk memastikan bahwa mobil dengan berbagai komponen memenuhi standar maka selanjutnya melalui proses pengujian, inspeksi dan sertifikasi.

Akreditasi ISO/IEC 17025 : 2017 memiliki manfaat dan keuntungan yang cukup besar. Oleh karenanya, diakhir acara ia mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk menerapkan standar ini.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *