Close


May 24, 201758 Views

Ruas Tol yang difungsikan untuk arus mudik H-7 di evaluasi pada H-10.

image_pdfimage_print

Foto : Pembangunan Jalan Tol (Rencana pemerintah untuk menghubungkan Jakarta sampai Surabaya dengan jalann tol pada tahun 2018 mulai tampak nyata)

Ruas Tol yang difungsikan untuk arus mudik H-7 di evaluasi pada H-10.

Rencana pemerintah untuk menghubungkan Jakarta sampai Surabaya dengan jalan tol pada tahun 2018 mulai tampak nyata, setiap tahun ada ruas yang dioperasikan dan lebaran tahun ini beberapa ruas difungsikan untuk arus mudik lebaran..

Jalan tol di Jawa Timur sepanjang 576,64 Km terdiri dari jalan tol Trans Jatim 496,73 Km dan Non Trans Jatim 79,91 Km. dari total tersebut yang sudah beroperasi pada tahun 2016 sepanjang 79,55 Km. dan pada tahun ini pemerintah akan menfungsikan 121,40 Km untuk mudik lebaran.

Direktur Pembangunan Ditjen Bina Marga, Achmad Ghani Ghazaly Akman didampingi Kepala Satker Jalan Tol Solo – Kertosono, Agung Sutarjo, Kepala Bidang Pengujian dan Pemantauan, Achmad Subki, dan juga dari pihak Badan Usaha JalanTol (BUJT), PT. Solo Ngawi Jaya (SNJ), PT. Ngawi Kertosono Jaya (NKJ), PT. Marga Harjaya Infrastruktur (MHI), PT. Jasa Marga Surabaya Mojokerto (JSM) dan PT. Trans Marga Jatim melakukan survey kesiapan tol untuk jalur lebaran 2017 (19/5).

Survei ini bertujuan untuk memetakan ruas-ruas mana yang dapat dilewati pemudik, syarat untuk dapat difungsionalkanya itu minimal sudah lean Concrete atau biasa di kenal dengan lantai kerja yaitu sudah di cor dengan ketebalan 10 cm dan lebar jalan 7 cm.

Ghani menjelaskan kepastian ruas mana yang akan difungsikan untuk lebaran pada H-7 masih menunggu hasil evaluasi akhir yang akan dilaksanakan pada H-10. “saat ini kontraktor sedang mengupayakan agar target yang sudah ditetapkan dapat tercapai” kata Ghani dengan penuh semangat.

Beberapa ruas yang ditargetkan fungsional pada H-7 lebaran yaitu:

Tol yang menghubungkan Solo sampai Ngawi memiliki panjang 90,27 Km yang akan difungsikan yaitu ruas IC Kertosuro– SS Karanganyar (Segmen Solo –Karanganyar ) panjang ruas 20,90 Km fungsional 10,00 Km, Seksi 1 (Solo –Mantingan) Segmen Karanganyar-Sragen Panjang ruas 13,80 fungsional 13,80 Km, Seksi 1 (Solo –Mantingan) Segmen Sragen – Mantingan Panjang ruas 21,35 Km fungsional 21,35 Km dan Seksi 2 Mantingan-Ngawi Panjang ruas 34,20 Km fungsional 20,00 Km

Tol yang menghubungkan Ngawi sampai Kertosono memiliki panjang 86,90 Km yang akan difungsionalkan yaitu Seksi I (Ngawi IC –Madiun IC) Segmen Klitik – Gulungan Panjang 20,00 Km fungsional 11,00 Km, Seksi II ( Madiun IC –Caruban IC) Segmen Sawahan –Kedung jati Panjang 8,45 Km fungsional 6,00 Km, Seksi III ( Caruban IC –Nganjuk IC ) Segmen Purworejo-Wilangan panjang 21,06 Km fungsional 18,07 Km.

Tol yang menghubungkan Kertosono sampai Mojokerto memiliki Panjang ruas 40,50 Km yang akan di fungsionalkan yaitu Seksi II Jombang–Mojokerto Barat Panjang 19,70 Km Operasional 19,70 Km, Seksi II Jembatan Brantas–Pendekat panjang 0,2 Km Operasional 0,2 Km.

Tol yang menghunungkan Mojokerto sampai Surabaya memiliki 36,47 Km yang akan difungsionalkan yaitu Seksi IB Sepanjang-WRR panjang 4,3 Km fungsional 4,3 Km, Seksi II WRR -Driyorejo panjang 5,07 Km fungsional 5,07 Km dan Seksi III Driyorejo sampai Kriyan panjang 6,1 Km fungsional 6,1 Km.

Tol yang menghubungkan Gempol–Pasuruan memiliki panjang 34,15 Km yang akan difungsionalkan yaitu Seksi 1 Segmen Bangil–Rembang sepanjang7.1 Km

Jika ditilik dari keadaannya, kondisi jalan tol secara umum baik, beberapa ruas sudah di beton ada juga yang masih urukan, namun yang menjadi perhatian serius yaitu penyelesaian jembatan Brantas di Kertosono dan Jembatan Karang Pilang di Mastrip yang belum terhubung, untuk penyelesaian pekerjaan tersebut tepat waktu pihak tol memberlakukan jam kerja 24 jam.

Sementara untuk rencana pengorasian arus mudik searah, mulai dilewati pada19 – 25 juni 2017 dan arus balik 26 juni – 2 juli 2017. dan untuk menghindari kecelakaan akibat minimnya penerangan tol di buka pada pagi dan sore hari (pukul 06:00 – 17:00 Wib).

Selain itu disediakan pula tol darurat sebagai alternatif, namun jalur itu baru bisa dilalui oleh kendaraan pribadi dan akan diarahkan menyesuaikan kepadatan arus lalu lintas, Para pemangku kepentingan berharap mudik lebaran tahun ini lancar, Mudik lebaran harus nyaman, tertib dan lancar.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *