Close


October 18, 2017141 Views

Roh Pelaksanaan Zona Integritas adalah Perubahan Mental dan Mind Set

image_pdfimage_print

Foto : Sesi foto bersama saat acara Internalisasi dan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya menyelenggarakan Internalisasi dan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII khusus Wilayah Provinsi Bali pada Rabu (11/10) bertempat di Kuta Paradiso Hotel, Bali.

Kepala BBPJN VIII Surabaya, I Ketut Darmawahana dalam sambutannya menjelaskan bahwa pencanangan Zona Integritas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2017.

” Roh pelaksanaan zona integritas adalah perubahan mental dan mind set. Setelah itu lakukan dokumentasi rencana aksi, action terhadap apa yang direncanakan, dan akhirnya adalah kepuasan pelanggan. Intinya adalah Pelayanan Publik. Apapun proses pelayanan publik, harus dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan. Proses harus di dokumentasikan sehingga tercipta formulasi yang jelas”,tegas Ketut.

Alur pelaksanaan Zona Integritas mulai dari penyusunan Tim, Pencanangan Zona Integritas, Penilaian Mandiri, Penilaian Tingkat Kementerian PUPR , dan Penilaian dari Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara. Pilot project pelaksanaan Zona Integritas di Direktorat Jenderal Bina Marga yaitu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Mataram.

” Intinya jangan main-main, tidak ada gunanya. Kita dalam bekerja harus mengetahui rambu-rambu, tolong ikuti dengan baik dan dilaksanakan. Pola kerja juga harus luar biasa, karena permasalahan juga luar biasa sehingga perlu solusi yang luar biasa”, imbuh Ketut.

Materi yang disampaikan pada kegiatan Internalisai dan Sosialisasi ini antara lain Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai, Sistem Pengawasan Intern Pemerintah (SPIP), Pengendalian Gratifikasi, Whistle Blowing System dan Penanganan Pengaduan Masyarakat; Penanganan Benturan Kepentingan serta Budaya Pelayanan Prima.

Sebelumnya, pada tanggal 6 Oktober 2017 Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) BBPJN VIII melakukan studi banding ke Polres yang telah memperoleh predikat Zona Integritas yaitu Polres Gresik dan Polres Sidoarjo untuk mengetahui bagaimana proses pelayanan yang telah diterapkan. Polres Sidoarjo memiliki 2 (dua) pelayanan unggulan dan Polres Gresik memiliki 1 (satu) layanan unggulan.

Pelayanan terpadu yang dimiliki BBPJN VIII Surabaya antara lain; Pelayanan Perizinan Pemanfaatan Bagian Bagian Jalan; Pelayanan Proses Sewa Peralatan; Pelayanan Uji Laboratorium dan Pelayanan Sertifikasi AMP (Asphalt Mixing Plant).

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *