Close


July 4, 201926 Views

Peran Penting Penilik Jalan Dan Jembatan

image_pdfimage_print

“Ujung tombak pelaksanaan penyelenggaraan jalan adalah penilik jalan. Oleh karena itu, penting sekali melakukan penilikan jalan dan jembatan,”  ujar Nusakti Yasa Wedha, Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan II BBPJN VIII Surabaya saat memberikan sambutan dan arahan pada Kegiatan Pengendalian Pelaksanaan Penilik Jalan dan Jembatan Tahun Anggaran 2019 yang diadakan di Banyuwangi selama 3 hari.

 

Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan mengamanatkan tugas penilik jalan antara lain mengamati pemanfaatan dan kondisi bagian-bagian jalan setiap hari; menyampaikan laporan hasil pengamatan secara tertulis kepada penyelenggara jalan paling sedikit satu kali setiap bulan; dan menyampaikan usul tindakan terhadap hasil pengamatan kepada penyelenggara jalan atau instansi yang berwenang.

 

Lebih lanjut dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan tujuan pemeliharaan dan penilikan sebagai upaya mewujudkan ketertiban dalam pelaksanaan pemeliharaan jalan, mewujudkan pelayanan jalan yang sesuai standar pelayanan minimal dan mewujudkan ketertiban dalam penggunaan bagian-bagian jalan.

 

“Saat melakukan pengamatan jalan dimana tugas penilik jalan yaitu melakukan identifikasi masalah, pelaporan dan usulan penanganan. Saat ditemukan kerusakan jalan penanganan yang paling awal dan bersifat temporer adalah memasang rambu,” imbuh Nusakti.

 

Pasal 24 UU Nomor 22 Tahun 2009 mewajibkan penyelenggara Jalan untuk segera dan patut untuk memperbaiki Jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas. Dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan Jalan yang Rusak, penyelenggara Jalan wajib memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas.

 

Narasumber kegiatan tersebut dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian PUPR yaitu Dani Hamdani, Risma Putra Pratama dan Rubby Mastra. Nantinya kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman bagi penilik jalan sehingga pelaksanaan penilikan jalan dan jembatan berlangsung dengan baik dan tepat.

 

Menurut Risma Putra Pratama, pentingnya Hirarki elemen jembatan yang terbagi menjadi 5 Level. Untuk level 1 adalah jembatan, level 2 bagian jembatan, level 3 kumpulan komponen jembatan, level 4 komponen Jembatan, dan level 5 komponen individual (lokal).

Pada kunjungan lapangan, menurut Risma, peserta harus lebih memperhatikan bagian-bagian jembatan seperti aliran sungai, bangunan bawah, bangunan atas, gorong-gorong, dan lintasan basah.

 

Dalam kegiatan ini, apresiasi diberikan kepada Penilik Jalan di wilayah kerja Bidang Preservasi dan Peralatan II. Kriteria penilaian berdasarkan ketepatan dan kecepatan laporan penilikan jalan. Pemenang Penghargaan Penilik Terbaik Tahun 2019diberikan kepada Gede Agus Yoga Arimbawa (PPK 1.2 Satker PJN I Provinsi Bali) sebagai Juara I, Jufri Masidi (PPK 1.2 Satker PJN I Provinsi Jatim) sebagai Juara II dan I Wayan Sukiana (PPK 3.1 Satker PJNIII Provinsi Bali) sebagai Juara III.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *