Close


February 29, 201689 Views

PENINGKATAN SDM KEHUMASAN & JURNALISTIK KEMENPUPR

image_pdfimage_print

Foto : Pelatihan Kehumasan dan Jurnalistik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

PENINGKATAN SDM KEHUMASAN & JURNALISTIK KEMENPUPR
Di era keterbukaan informasi saat ini, Pemerintah harus berperan aktif dalam mencukupi kebutuhan publik akan informasi. Terkadang media belum menyajikan berita yang berimbang, karena hanya mengambil dari sudut pandang tertentu atau adanya kesulitan akses terhadap data yang faktual terkait pembangunan infrastruktur. Sebagai komitmen menyambut era keterbukaan informasi, Kementerian PUPR mempersiapkan SDM dengan memperkuat fungsi Humas, baik ditingkat Kementerian maupun Satminkal di tiap Direktorat Jenderal untuk bersinergi dengan media. Sudah menjadi tugas dan fungsi pokok Kehumasan saat ini untuk memberikan klarifikasi / konfirmasi berita yang sesuai fakta, sehingga berita yang sampai ke publik lebih berimbang.
JAKARTA,(24-26/02/16) Kemen PUPR melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia mengadakan pelatihan Kehumasan & Jurnalistik , guna mempersiapkan sumber daya yang professional untuk memperkuat fungsi kehumasan pada Rabu (24/02) di Hotel Amos Cozy, Jakarta. Banyak materi menarik yang diberikan untuk Peserta diklat, seperti Managemen Krisis, hal yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya. Materi yang diberikan oleh Heri Rakhmadi, membuka mata peserta akan perlunya managemen krisis, sehingga krisis berlangsung tidak berkepanjangan dan berdampak negatif terhadap internal.
“Jika terlambat menangani sebuah krisis bahkan hingga berlarut-larut, mustahil publik akan menaruh kepercayaan penuh terhadap pemerintah” ujar Heri.
Penanganan krisis yang baik akan berdampak positif terhadap pandangan kinerja Pemerintah. Pola penanganan mengatasi krisis pada umumnya dengan press release atau press conference, meski penanganan di tiap krisis berbeda ditilik dari permasalahan yang timbul, namun kedua langkah ini cukup efektif.
Dalam sebuah berita, foto/gambar menjadi hal begitu penting untuk membangun sudut pandang pembaca. Dalam proyek infrastruktur, yang dinanti publik dalam berita adalah pencapaian progress, informasi akan maksimal jika tampilan foto/gambar yang melengkapi begitu menarik perhatian publik. Dalam sesi yang lain peserta diklat mendapatkan pelatihan tentang teknik fotografi yang baik dan benar, dengan membawa perangkat kamera DSLR, peserta langsung secara interaktif baik belajar manual ataupun aplikasi. Materi yang dibagi 2 sesi tersebut dimentori oleh 2 professional dari ANTARA Mekos pada sesi teknik dasar fotografi, dan Oscar Matuloh salah satu Fotografer senior di sesi praktek membuat foto berita.
Fungsi humas begitu penting sebagai penyeimbang media, seperti yang dikatakan Teguh Santosa salah satu Pengurus PWI Nasional “wartawan(media) & Humas bagai 2 sisi yang berbeda pada keping mata uang” . Humas sebagai penunjang program pemerintah diharapkan bisa menjadi penyeimbang yang cepat, aktual, dan faktual. Agar informasi yang mengemuka tidak menjadi issue yang terus bergulir ke masyarakat sehingga tidak menjadi krisis yang berkepanjangan. (RGK.HMSBALAI5)

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *