Close


November 2, 2017553 Views

Pembangunan Jembatan Sembayat Baru II Selesai 2018

image_pdfimage_print

Foto : Pembangunan Jembatan Sembayat Baru II Selesai 2018

Pembangunan Jembatan Sembayat Baru II Selesai  – Kota Gresik merupakan wilayah kota yang berkembang dengan potensi utamanya sebagai kota perindustrian dan pergudangan skala kecil, menengah dan besar. Fungsi internal Kota Gresik adalah sebagai kota perindustrian / pergudangan, perdagangan / jasa, pendidikan, pemerintahan dan permukiman. Sedangkan fungsi eksternal Kota Gresik dalam kaitannya dengan kota-kota lain di sekitarnya adalah sebagai pusat pelayanan kawasan Gerbang-Kertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan) yang merupakan pemicu perkembangan, terutama dalam kegiatan industri dan pergudangan.

Perkembangan Kota gresik yang kian meningkat menjadikan Kota Gresik semakin padat hal tersebut secara otomatis menambah kepadatan arus lalulintas yang melintas antara Surabaya Gresik dan sebaliknya.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur guna mendukung perkembangan Kota Gresik dan sekitarnya terus dimaksimalkan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya melalui PPK Surabaya – Gresik – Sadang  membangun Jembatan Sembayat Baru II pada Jalan Sadang (Bts. Kab. Lamongan) – Bts. Kota Gresik Km. Sby 34+040 yang juga merupakan jalur Pantura.

Jembatan lama banyak dilalui kendaraan berat/truk yang melebihi batas tonase mengakibatkan lantai jembatan banyak yang rusak sehingga perlu dibangun jembatan baru yang lebih kokoh dan kuat.

Jembatan Sembayat Baru II memiliki panjang 354 Meter terdiri dari 1 bentang pelengkung (93 m) dan 5 bentang PCU girder (51+51,5+53+53+52,5)m dengan  Biaya pembangunan sekitar 173.5 Milyar.

Pekerjaan utamanya meliputi :

  1. Pekerjaan Struktur bangunan bawah Pembangunan Jembatan Sembayat Baru II
  2. Pekerjaan Struktur Bangunan atas Jembatan Sembayat Baru II yang terdiri atas :
  • Konstruksi plengkung beton di bentang 2
  • Konstruksi PCU Girder di Bentang 1, 3,4, 5 dan 6.
  • Tiang Pancang baja diameter 1.000 mm
  • Tiang Pancang beton diameter 1.000 mm
  • Bore Pile diameter 1.000 mm (untuk Abutmen 1)
  • Penggantian Lantai Jembatan Bentang 1, 5 dan 6 Sembayat Baru (eksisting) dengan konstruksi double T

General superintendent PT. Brantas Abipraya, Kamal menjelaskan pembangunan jembatan Sembayat Baru II sudah di mulai tahun 2015 dan ditargetkan selesai pada Desember 2017. Progress pekerjaan sudah 80 % dan sekarang masuk pekerjaan pelengkung di jembatan utama sepanjang93 m. “kami optimis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak yaitu akhir desember 2017” Kata Kamal.

Ia menambahkan walaupun nantinya pekerjaan sudah selesai jembatan belum bisa dioperasikan karena masih ada kekurangan dana dan sesuai informasi itu akan dilakukan pelelangan kembali di tahun anggaran 2018.

Kamal juga bercerita kendala-kendala dalam pembangunan diantaranya proses  pembebasan lahan yang lama, sampai saat ini masih ada lahan yang belum bebas.

“ Ada  2 (dua) bangunan yang belum bebas di Desa Sembayat, Tentunya itu mengangu karena nantinya ada pekerjaan kita disitu sementara Kasatker sudah bersurat ke Pengadilan Negeri (PN) Gresik untuk melakukan eksekusi dimana uang ganti rugi sudah dititipkan dari tahun 2016. Namun sampai saat ini PN Gresik belum melakukan eksekusi, mungkin terkait masalah teknis”, kata Kamal.

Pembangunan Jembatan Sembayat Baru II membebaskan lahan 4965.93 m2. Luasan tersebut terbagi dalam 2 (dua) desa dari 2 (dua) Kecamatan yaitu Desa Sembayat Kecamatan Manyar seluas kurang lebih 1049.11 meter dan Desa Bungah Kecamatan Bungah kurang lebih 3871.82 meter.

Selain pembebasan lahan kendala lainnya yaitu ketika musim hujan sungai banjir sehingga tidak bisa bekerja maksimal untuk pekerjaan bawah jembatan.

Ditempat terpisah PPK ruas Surabaya – Gresik – Sadang, Herlambang Zulfikar, ditemui dikantornya (31/1) menjelaskan pembangunan Jembatan Sembayat Baru II terbagi menjadi 2 tahap, tahap pertama dimulai tahun 2015 s/d 2017 dan tahap kedua tahun 2018. Pembagian tahap ini karena adanya revisi design pada pondasi mengakibatkan terjadinya penambahan anggaran secara total menjadi 173.5 Milyar dari rencana awal 123.687 Milyar. Sehingga anggaran awal yang tersedia untuk kontrak MYC tahun 2015 s/d 2017 dengan addendum 1 penambahan < 10% dari kontrak awal 123.87 Milyar menjadi 136.005 Milyar belum bisa menyelesaikan pekerjaan jembatan secara total.

“ untuk penyelesaian pekerjaan tahap 2 masih dibutuhkan dana sebesar ± 37.5 Milyar”, Kata Herlambang. Pekerjaan lanjutan yang dimaksud yaitu Abutmen 1, PCU Girder (A1-P1), oprit sisi Sembayat, pengaspalan secara keseluruhan, serta bangunan pelengkap.

 

 

 

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *