Close


July 23, 2018176 Views

Pemasangan Box Culvert Tukad Teba Selesai Sebelum Pagelaran IMF

image_pdfimage_print
  • Foto : Box Cluvert Tukad Teba

Pembangunan pelebaran Tukad Teba terus di kebut agar pada saat pagelaran IMF aktifitas pekerjaan tidak mengganggu kelancaran acara tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Simpang Dewa Ruci, Ida Bagus Made Artamana mentargetkan pemasangan Box Culvert selesai pada oktober sebelum acara IMF dimulai sementara untuk pekerjaan pendukung yaitu pemasangan Uditch selesai sesuai dengan kontrak pada 31 Desember 2018 .

“ dengan diselesaikannya pekerjaan pemasangan Box Culvert saat pagelaran IMF diharapkan tidak terjadi kemacetan karena jalan sudah lebar dan kita bekerja di area tepi jalan untuk pemasangan Uditch sehingga tidak mengganggu lalu lintas” Ujar Artamana

Ia mengungkapkan secara progres, sekarang proyek ini sudah berjalan 52 persen. Menurutnya progres ini -3 persen dari target awal 55 persen. Minus 3 persen ini karena ada kendala utilitas yang terdampak yakni PDAM dan PLN serta pembatasan jam kerja akibat kepadatan lalulintas yang terjadi, Pihaknya diperbolehkan kerja siang jam 9:00 – 11 :00 Wib, jam 14:00 – 16:00 Wib dan malam jam 21 – 04 pagi.

Pembatasan jam kerja tidak berpengaruh besar terhadap progres karena dapat diatasi dengan penambahan personil awalnya 2 group menjadi 3 group dan juga penambahan alat berat seperti crane, alat pancang dan excavator.
“ waktu yang paling optimal itu kerja malam hari karena tidak ada gangguan lalu lintas sehingga pekerjaan dapat dipercepat, kalau galian malam hari semalam dapat menggali sepanjang 15 meter. Sementara kalau siang hari hanya 5 meter. Mengapa demikian? Karena truk pengangkut material butuh waktu satu jam lebih untuk berputar. Kerja malam hari efektif karena (lalu lintas) kendaraan sepi,” tuturnya.

Artamana mengakui pekerjaan di lapangan masih kurang optimal dengan adanya utilitas yang belum dipindahkan karena tidak bisa erection sehingga pekerjaan harus tertunda namun dengan kordinasi yang baik sekarang sudah ada titik terang, Pemindahan utilitas PDAM dibiayai oleh Kementerian PUPR, Keputusan itu diambil setelah mendapatkan rekomendasi dari BPKP karena PDAM tidak memiliki anggaran dan mempertimbangkan pekerjaan harus berlanjut untuk dapat selesai tepat waktu sementara untuk utilitas PLN mereka sudah bergerak melakukan pemindahan walaupun belum semuanya.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *