Close


March 21, 201843 Views

Pelebaran Jalan Imam Bonjol Denpasar Manfaatkan Sungai Teba

image_pdfimage_print

Untuk mengurangi dampak kemacetan di Bali, Kementerian PUPR akan melebarkan Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Namun, karena keterbatasan lahan, pelebaran jalan ini akan dilakukan dengan memanfaatkan saluran irigasi.

Pekerjaan pelebaran Jalan Denpasar-Tuban (Tukad Teba) mulai digarap dengan memanfaatkan lahan negara. Proyek pelebaran jalan ini akan menutup Sungai Teba dengan menggunakan box culvert. PPK Simpang Dewaruci Ida Bagus Made Artamana berharap pekerjaan ini dapat menambah manfaat sungai tanpa mengubah fungsi dari sungai itu sendiri.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata menjadi tantangan bagi Kementerian PUPR untuk menyediakan infrastuktur yang memadai, terutama ketersediaan jalan. Tak dipungkiri pesatnya pertumbuhan kendaraan tak sebanding dengan pertumbuhan jalan nasional yang ada.

Pekerjaan ini akan menambah lebar jalan yang semula 9 m menjadi 14 m, dengan panjang jalan 2.25 km. Proyek yang digarap sejak November 2017 ini dtargetkan rampung pada 31 Desember 2018. Total anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini lebih dari Rp. 180 miliar. Adapun Box culvert yang dipakai menggunakan ukuran 5x3m dengan saluran U-ditch

Artamana mengatakan, keuntungan dari sistem saluran U-ditch ini terletak pada perawatannya yang mudah dan proses pemasangannya pun cepat. Perawatan yang dimaksud adalah dnegan cara membuka main hole dan menurunkan alat penyedot untuk menyedot endapan yang ada disaluran dasar.

Pelebaran jalan dengan pemanfaatan sungai menjadi jalan ini tentu akan berimbas pada utilitas yang ada. Biaya terkait relokasi kabel fiber optic, kabel PLN, pipa PDAM, papan iklan,  akan menjadi tanggung jawab pemilik utilitas sesuai dengan peraturan menteri pekerjaan umum nomor 20/PRT/2010.

Tak hanya itu, di sepanjang jalan tersebut terdapat enam pura dan dua bangunan tapal batas yang rencananya akan terkena relokasi. Relokasi enam pura akan dilakukan secara bertahap.

Artamana menjelaskan akan ada juga relokasi sejumlah pohon yang terdampak proyek pelebaran jalan. Total pohon yang terdampak proyek pelebaran sebanyak 259 pohon. Selanjutnya akan diganti sebanyak 2.200 pohon. Dari jumlah itu akan ditanam 300 pohon di jalan Imam Bomjol setelah proyek itu rampung.

Artamana mengatakan sisa pohon akan ditanam di sepanjang jalan nasional Sunset Road. “Tidak mungkin 2.200 pohon ditanam di Jalan Imam Bonjol,” tandasnya. Akan ada tiga jenis pohon pengganti, antara lain pohon Tabebuya Ungu, Bungur, dan Ketapang Kencana. Sebelumnya, 80 pohon sudah ditanam di Jalan Badung.

Imbas kemacetan yang mungkin terjadi selama proyek berlangsung, imbuh Artamana, telah dikoordinasikan dengan pihak terkait. Karenanya akan dilakukan pengalihan arus lalulintas. Yang semula dua lajur, untuk sementara menjadi satu lajur saja. Sosialisasi terkait dampak proyek itu pun terus dilakukan melalui sejumlah media cetak dan elektronik.(wira)

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *