Close


June 27, 201913 Views

Pangkas Waktu tempuh, Shortcut Titik 3 Dan 4 terus Dikebut

image_pdfimage_print

Ruas Mengwitani – Singaraja adalah jalur yang membelah Provinsi Bali serta jalur penghubung antara Bali bagian selatan dengan bagian utara. Jalan yang berkelok serta memiliki banyak tikungan tajam harus dilewati oleh pengguna jalan. Hampir sepanjang ruas jalan ini menyuguhkan pesona alam dengan bukit yang hijau nan asri, terdapat pula kawasan wisata yang menjadi tempat favorit para wisatawan baik domestic maupun mancanegara, salah satunya kawasan wisata bedugul, Danau Beratan dan kebun raya Eka Praya.

Pemerintah pusat nampaknya serius melihat potensi wisata dikawasan tersebut, mengingat pulau dewata masih menjadi tujuan favorit kunjungan wisatawan. Pemerintah melalu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII bersama stakeholder terkait melakukan pembangunan jalan baru. Nantinya akan terbangun 10 shortcut atau titik potong sepanjang ruas jalan tersebut. Saat ini yang sedang dilaksanakan pembangunan yaitu berada pada shortcut 3, 4 dan 5,6.

Kepala BBPJN VIII I Ketut Darmawahana saat mengunjungi lokasi proyek shortcut mengatakan, pembangunan shortcut difokuskan pada lokasi pembangunan yang memiliki lokasi tingkat kesulitan tersendiri, “kita bangun dulu pada lokasi yang sulit, terutama pada 5, 6 dan 3, 4.” Tandasnya. Tak hanya meningkatkan kenyamanan serta mengurangi kemacetan, pembangunan jalan baru tersebut untuk meningkatkan konektivitas antara Bali bagian Selatan dan Utara. Dampaknya diharapkan ekonomi di Bali Utara bisa lebih berkembang sebagaimana Bali bagian Selatan.

Pada shortcut 3 nantinya akan terbangun jalan sepanjang 480 meter, dengan lebar badan jalan 7 meter serta bahu jalan 2 meter, yang akan mempersingkat waktu tempuh jika dibandingkan jalur yang sudah ada saat ini dengan panjang 650 meter. Selain itu pembangunan shortcut 3 ini mengurangi jumlah tikungan yang awalnya berjumlah 4 tikungan menjadi 1 tikungan. Nilai kontrak pada pekerjaan shortcut 3 mencapai Rp. 12.181.404.000,00 dan rencananya akan dirampungkan selama 210 hari kalender.

Selain shortcut 3 telah dilaksanakan juga pembangunan  shortcut 4 dengan panjang 1,096 m yang telah terkontrak pada tanggal 18 Juni 2019 dengan nilai kontrak Rp. 116.289.381.000,00 dan diharapkan selesai pada tanggal 31 Desember 2019 mendatang dengan waktu pelaksanaan 197 hari kalender. Dari segi waktu tempuh, dengan menggunakan jalan yang sudah ada memakan waktu tempuh 5,25 menit dan sedangan dengan dibangunnya short cut 4 ini mengurangi waktu tempuh menjadi 1,64 menit dengan jumlah tikungan yang awalnya 13 tikungan menjadi 5 tikungan.

Pada Pembangunan shortcut 3 dan shortcut 4 terdapat lahan masyarakat seluas 10.726 m2 yang terkena dampak dari pekerjaan tersebut. Pembebasan lahan masyarakat yang terkena dampak dari Pembangunan shortcut 3 dan 4 dibantu  oleh Pemerintah Provinsi Bali

PPK Pembangunan Jalan Baru Bts. Kota Singaraja – Mengwitani, I Nyoman Yasmara saat ditanya mengenai pembebasan lahan mengatakan, untuk pembebasan lahan terhadap lahan warga yang terdampak pembangunan semuanya berjalan lancar, “pembebasan lahan kami dibantu oleh Pemerintah Provinsi Bali, malah ada juga warga yang senang, karena ganti ruginya sesuai.

Yasmara berharap pekerjaan pembangunan jalan baru tersebut nanti bisa rampung tepat waktu, dan tanpa ada kendala yang berarti, “saya berharap semua lancar ya, tanpa ada kendala yang berarti.’ ujar beliau.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *