Close


August 9, 2018228 Views

Memaksimalkan Penggunaan Aplikasi JAKI dan INVI J

image_pdfimage_print

    Malang-Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII melalui Bidang Preservasi dan Peralatan I menyelenggarakan kegiatan Pengendalian Pelaksanaan Penilikan Jalan dan Jembatan, serta Evaluasi penggunaan Aplikasi Jaki ( Jalan Kita) dan penggunaan Tata Cara Pemeriksaan dan Penilaian Jembatan Aplikasi Inspeksi Visual Jembatan (INVI J) pada hari Rabu (1/8) di malang, jawa timur.
    Pelatihan yang diikuti 50 orang peserta ini merupakan perwakilan dari masing-masing PPK yang berada dibawah Wilayah kerja Bidang Presrvasi dan Peralatan 1, dengan mengirim 3 penilik jalan dan 1 Kaur TU ( Kepala Urusan Tata Usaha) yang berlangsung selama 3 hari.
    Acara tersebut turut dihadiri oleh kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, I Ketut Darmawahana. Dalam sambutan pembukaan I Ketut Darmawahan Menekankan pentingnya informasi yang terbaru terkait dengan pelayanan terutama bidang infrastruktur BBPJN VIII kepada masyarakat, mengingat tersedianya aplikasi JAKI (Jalan Kita) guna memudahkan penyampaian informasi “ Akan pentingnya informasi JAKI sampai dengan penanganannya harus seratus persen, ujung-ujungnya informasi ini untuk pelayanan. Dari informasi inilah sebenarnya ujung tombak kami dilapangan untuk segera menginformasikan ke level lebih atas lagi “.

    I Ketut Darmawahana juga berharap dengan terselenggaranya acara tersebut dapat menambah pengetahuan serta pemahaman bagi penilik jalan dalam menggunakan aplikasi jaki serta aplikasi INVI J (Inspeksi Visual Jembatan) mengingat pentingnya penggunaan teknologi smartphone yang tepat guna bagi pemenuhan kebutuhan informasi.
    Peserta juga dibekali dengan tata cara penggunaan aplikasi INVI J mulai dari mengunduh aplikasi melalui App Store atau Play Store hingga mencoba membuat laporan kondisi jembatan menggunakan Aplikasi INVI J.
    Aplikasi INVI J yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (PUSJATAN) Badan Litbang Kementerian PUPR. Latar belakang pengembangan aplikasi ini adalah Memvalidasi/verifikasi nilai kondisi jembatan menggunakan metode pengambilan data berbasis Aplikasi (perangkat lunak) Android. Membantu Stakeholder mengidentifikasi kerusakan jembatan dan menyimpan data kondisi jembatan secara online.

    Model sistem ini merupakan kombinasi dari metode pemeriksaan dengan cara visual dan instrumentasi yang menggunakan penilaian kondisi melalui media vibrasi dikemas kedalam sebuah aplikasi mobile berbasis Android dan Web. Di sela-sela acara Kepala BBPJN VIII memberikan 2 penghargaan bagi penilik jalan yang aktif menggunakan Aplikasi JAKI. Beliau menambahkan untuk tahun berikutnya akan memberikan 5 penghargaan yang terbaik untuk memotivasi penilik jalan lainnya agar aktif juga menggunakan Aplikasi JAKI.(dadang)

    Bagikan Ke

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *