Close


February 26, 201959 Views

Kontribusi Purna Karya Bakti Tetap Dibutuhkan Bangsa

image_pdfimage_print

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan Wisuda Purna Karya Bakti periode 1 Januari 2017 – 31 Desember 2018 kepada 1.487 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian PUPR. Pelepasan Wisuda Purna Karya Bakti diwakilkan oleh 493 pegawai yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, pada Selasa, (26/2/19), di Auditorium Kementerian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka acara Wisuda Purna Karya Bakti mengatakan, seluruh peserta Purna Karya Bakti dan keluarga besar Kementerian PUPR, agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan siapapun yang menjadi menterinya. “Apapun pilihan setiap orang dalam memilih, tetap harus menanamkan silaturahim dan jangan sampai terpecah belah, kita adalah insan PUPR,” kata Menteri Basuki.

Dikatakan Menteri Basuki, Wisuda Purna Karya Bakti ini memiliki arti bahwa pegawai yang telah berakhir masa penugasan, bukan berarti akan berakhir juga masa pengabdian kepada negara. Dengan tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang semakin kompleks, membutuhkan kontribusi setiap insan PUPR termasuk yang sudah memasuki masa Purna Bakti.

“Para Purna Karya Bakti Kementerian PUPR dapat tetap mengabdi kepada negara dan bangsa, karena masa pensiun bukan akhir dari pengabdian sebagai PNS, namun hanya masa perpindahan pengabdian di luar kedinasan,” tambah Menteri Basuki.

Menteri Basuki mengatakan, seluruh peserta Purna Karya Bakti merupakan generasi yang benar-benar mengikuti dan merasakan hadirnya perubahan. “Sehingga kita semua disini sudah terlatih terhadap perubahan teknologi dan tata organisasi yang pernah dijalankan,” kata Menteri Basuki.

Sementara perwakilan Purna Karya Bakti Kementerian PUPR periode 1 Januari 2017 – 31 Desember 2018, Lana Winayanti mengatakan, hadirnya masa pensiun juga merupakan bagian life begins at 60 years old. Para Purna Karya Bakti Kementerian PUPR dapat memiliki peluang untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa.

“Kita semua perlu menyiapkan sub-sector berupa grand design dan roadmap untuk jangka panjang. sehingga dapat menjadi tenaga ahli, pelaksana jasa konstruksi, fasilitator pendamping untuk masyarakat, juga dapat lebih banyak aktif pada kegiatan sosial, dapat lebih dekat keluarga, mengikuti kegiatan spiritual dan mengembangkan hobby, sehingga pengetahuan dapat dikelola dengan baik,” kata Lana.

Lana mengucapkan terimakasih sebesar besarnya kepada bapak Menteri PUPR, dan turut bangga dapat menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian PUPR. Sehingga menjadi suatu kebanggan dapat ikut mengabdi juga memberikan banyak hasil untuk dinikmati masyarakat, seperti contoh pembangunan sarana dan prasarana mendukung Asian Games 2018 lalu.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti, Inspektur Jenderal Widiarto, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi, Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, dan Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko Djoeli Heripoerwanto, Kepala BPSDM Lolly Martina Martief, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (Dms)

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *