Close


October 12, 2018158 Views

Komisi V DPR RI Dorong Pembangunan Jembatan Ploso Dilanjutkan Tahun 2019

image_pdfimage_print
  • Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI ke lokasi Pembangunan Jembatan Ploso

Pembangunan jembatan Ploso diharapakan dapat dilanjutkan pada tahun 2019 hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Sigit Sosiantomo saat meninjau lokasi pembangunan jembatan Ploso pada kamis siang (11/10/2018).

“ anggaran pembangunan jembatan Ploso memang belum ada di Kementerian PUPR untuk tahun anggaran 2019 karena lahannya belum bebas untuk itu ini kita selesaikan dulu sisi utara, begitu sisi utara selesai kita usulkan untuk dibangun di tahun 2019, kita lagi bahas APBN 2019 sekarang ini ” Kata  Sigit.

Ia menjelaskan progres pembebasan lahan sekitar 75  persen, untuk sisi selatan yang berada di desa Bedah Lawak Tembelang sudah 100 % bebas sementara untuk sisi Utara yang berada di Desa Ploso masih ada 48 lahan yang belum bebas dengan rincian 33 lahan milik warga ditargetkan dapat selesai pada November  sementara untuk 15  lahan PT. KAI yang ditempati warga diharapkan Desember sudah bebas.

“  untuk penyelesaian lahan dengan PT.KAI kita akan panggil PT. KAI dan Kementerian BUMN saat rapat dengar pendapat, semoga masalah ini dapat cepat terselesaikan  agar  jembatan Ploso ini bisa segera tersambung dan bisa mengurai kemacetan yang berjam jam saat jam sibuk atau hari libur ” tutur Sigit.

Sementara itu Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I, Sodeli menambahkan Kementerian PUPR melalui BBPJN VIII siap melanjutkan pembangunan jembatan Ploso apabila pemerintah daerah sudah memenuhi readiness criteria yaitu Detail Engineering Design (DED) atau desain perencanaan, Studi Kelayakan, Dokumen lingkungan dan lahan harus sudah bebas untuk memastikan pembangunan tidak berhenti ditengah jalan atau mangkrak.

” apabila mengacu ke DED yang dibuat oleh Dinas PU Provinsi jawa timur anggaran pembangunan konstruksi jembatan Ploso membutuhkan anggaran 197 milyar ” Kata Sodeli.

Jembatan Ploso mulai dibangun tahun 2011 namun hingga kini belum selesai dibutuhkan keseriusan dan kerjasama semua pihak, Jembatan Ploso Baru ini sangat  diperlukan oleh warga Jombang khususnya untuk mengurai kemacetan serta dapat  memperlancar arus perekonomian antara Kabupaten Jombang, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.

Komunikasi Publik BBPJN VIII

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *