Close


June 1, 201926 Views

KITA INDONESIA, KITA PANCASILA

image_pdfimage_print

Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidk Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menggelar sidang pertama, rapat yang dibuka pada tanggal 28 Mei 1945 dengan tema dasar negara. Terjadi perdebatan dalam menyusun dasar negara, namun pada 1 Juni 1945 Soekarno menyampaikan gagasannya tentang dasar negara sekaligus menyatukan perdebatan diantara anggota BPUPKI tentang dasar negara merdeka.

Pidato Soekarno yang tidak tertulis terlebih dahulu diterima secara aklamasi dengan tepuk tangan riuh hampir semua anggota. Tak lama terbentuklah panitia Sembilan yang terdiri dari Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin dengan tugas merumuskan ulang Pancasila yang dicetuskan Soekarno dalam pidatonya. Rumusan selanjutnya yang nantinya menjadi pencipta sejarah lahirnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia adalah ketika dibuatnya Piagam Jakarta.

Melalui keputusan presiden nomor 24 tahun 2016 presiden Joko Widodo menyampaikan keputusan tersebut melalui pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di gedung Merdeka, Bandung pada Tanggal 1 Juni 2016. Dan menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional. Nah sekarang jangan bingung lagi membedakan hari kelahiran Pancasila dengan hari kesaktian Pancasila, karena hari kesaktian Pancasila lebih terkait dengan peristiwa G30S/PKI.

Upacara memperingati hari kelahiran Pancasila juga diadakaan di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Surabaya. Kegiatan upacara tersebut diikuti oleh seluruh pejabat dan karyawan dan karyawati di BBPJN VIII Surabaya.

I Ketut Darmawahana selaku inspektur upacara saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menyampaikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah dari sang pencipta. Karena Pancasila sebagai keyakinan dan pendirian yang asasi yang harus tetap diperjuangkan.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 juni 2019 diharapkan mampu sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan bangsa dan negara. “kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara,ideologi negara, dan pandangan dunia yang yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita Indonesia Kita Pancasila.” tutup sambutan yang dibacakan oleh I Ketut Darmawahana.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *