Close


March 23, 201913 Views

Kepala BBPJN VIII Kunjungi Lokasi Pembangunan Jalan Baru Mengwitani

image_pdfimage_print

Paket pembangunan jalan baru batas kota Singaraja – Mengwitani mendapat perhatian tersendiri Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Bali-Jatim I Ketut Darmawahana. Pembangunan jalan sepanjang 1.950 Meter yang dimulai pada KM 57+200 sampai KM 59+150 tersebut berada di desa pengawyaman, kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Anggaran pembangunan jalan menyerap dana sebesar Rp.140.684.700,00. dengan kontrak multiyear.

Sebelum dimulai pembangunan jalan baru tersebut kondisi eksistig ruas jalan batas kota singaraja – mengwitani memliliki lebar eksisting perkerasan yang cukup bervariasi maksimum 7 meter dan bahu jalan 1 meter untuk kanan dan kiri, dan diapit oleh lereng dan tebing curam. Berdasarkan kondisi eksisting tersebut maka tidak memungkinkan dilakukan pelebaran jalan. Sedangkan untuk alinyemen berkelok-kelok dengan tikungan tajam.

Kepala BBPJN VIII I ketut Darmawahana saat mengunjungi lokasi proyek, mengatakan nantinya proyek jalan baru pada titik 5 dan 6 diharapkan selesai tepat waktu pada akhir tahun 2019 “nanti diharapkan proyek pada titik 5 dan 6 akan selesai pada akhir tahun 2019.” Tegas beliau. I Ketut juga menambahkan jika nantinya seluruh pembangunan jalan sudah rampung secara waktu mungkin tidak banyak perubahan secara signifikan. “dari segi kenyamanan dan keamanan bisa lebh nyaman, semula 15-20 km/jam dapat ditingkatkan menjadi 40-60 km/jam.” Tambah Beliau.

I Ketut menambakan pengerjaan pembangunan jalan baru tersebut memprioritaskan lokasi yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi pada titik 3,4 dan 5,6 sedangkan untuk 3 dan 4 sedang memasuki proses lelang. “untuk pengerjaan kita memamng milih tinkat kesulitan yang lebih tinggi, 5 dan 6, 3 dan 4 itu memliki tingkat kesulitan pengerjaan yang paling tinggi.” Tandas beliau. Tak hanya progress pekerjaan, Beliau juga mengingatkan tentang keselamatan kerja.

Pada kesempatan yang sama I Ketut Payun Astapa selaku PPK Sp. Kediri – Mengwitani – Bts. Kota Singaraja – Dalam Kota Denpasar. Mengatakan pada trase panjang rencana ada dua pekerajaan yang dilakukan, yaitu panjang jalan rencana 1.750 meter dan panjang rencana jembatan 210 meter pada sta +700. Untuk jembatan menggunakan gelagar menerus, dengan bangunan atas PCI GIRDER, sedangkan untuk tipe bangunan bawah abutmen dan pilar serta tipe pondasi menggunakan bore pile.

Pembangunan jalan baru batas kota Singaraja – Mengwitani dapat memperlancar lalu lintas ekonomi antar balai Bali Bagian bagian utara dengan Bali bagian selatan dan peningkatan kemantapan jalan lalu lintas utama dalam rangka penguatan daya saing bangsa dan mendukung system logistic nasional (SISLOGNAS). Hingga 11 Maret sampai dengan 17 Maret 2019 telah dilakukan pekerjaan pengukuran, galian tanah, pekerjaan bor pile, pengecoran dan pembesian pada P3 dan P4. Ketika disinggung mengenai pembebasan lahan Payun mengatakan pihaknya telah  berkoordinasi dengan beberapa pihak guna membantu pembebasan lahan.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *