Close


April 18, 2018179 Views

Jembatan Cincin Lama ditargetkan H-10 Dapat dilewati Kembali

image_pdfimage_print
  • Foto : Jembatan Cincin yang menjadi penghubung antara kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban Ambrol

Jembatan Cincin lama yang menjadi penghubung dua kabupaten yakni Lamongan – Tuban tepatnya di ruas Temangkar-Bts. Kab. Lamongan (sesuai dengan SK Menteri PUPR No. 248 tahun 2015) Ambrol dan menyebabkan timbulnya korban jiwa. Kejadian yang tidak diharapkan ini menjadi perhatian khusus BBPJN VIII.

Jembatan yang ambrol berada dari arah Surabaya menuju Tuban, jembatan tersebut merupakan jembatan rangka baja CH ( Callender Hamilton ) type B dibangun pada tahun 1978 dengan total panjang 260 meter memiliki 6 bentang  yaitu 5 bentang  rangka Baja dan 1 bentang beton. Sementara jembatan yang runtuh  berada dibentang ke 3 rangka baja.

Kondisi Jembatan Cincin Lama dalam kondisi baik dan laik untuk digunakan dan telah dilakukan pemeriksaan dan pemeliharaan jembatan, tidak ada tanda-tanda kerusakan pada bentang ke 3 rangka baja yang saat ini ambrol,  memang ada kerusakan ringan pada jembatan namun itu pada bentang ke 2 rangka baja dan itu sudah diperbaiki di tahun 2017.

Kronologisnya ambrolnya jembatan Cincin Lama  pada pukul 11.05 WIB jembatan  tiba-tiba ambrol sehingga mengakibatkan  1 dump truk, 2 truk tronton dan 1 sepeda motor tercebur ke sungai Bengawan Solo.

Terkait dengan kejadian tersebut BBPJN VIII telah berkoordinasi dengan Direktorat Jembatan Kementerian PUPR untuk menganalisa apa yang menjadi penyebab ambrolnya jembatan Cincin Lama pada bentang ke 3 rangka baja tersebut.

Saat ini ada dua tim yang sedang bekerja yaitu  tim independen dari Direktorat Jembatan sedang menganalisa penyebab  ambrolnya jembatan dan tim evakuasi untuk mengangkat truk dari dasar sungai bengawan Solo.

BBPJN VIII akan berusaha secepatnya melakukan perbaikan pada bentang yang ambrol mengingat jalur tersebut menjadi jalur utama distribusi barang dan jasa di jalur pantura. I ketut Darmawahana selaku kepala BPPJN VIII mengatakan perbaikan akan dilakukan dengan target dapat dilewati secara fungsional sebelum lebaran.  “ kami mohon doa masyakarat agar perbaikan nantinya lancar, kita  mentargetkan H-10 sebelum lebaran jembatan sudah dapat dilewati kembali. ” Ujar Ketut.

Penanganan sementara yang dilakukan BBPJN VIII yaitu mengganti jembatan Cincin Lama pada bentang ke 3 rangka baja yang runtuh dengan rangka CH yang diambil dari direktorat jembatan di Jakarta. BBPJN VIII meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dengan adanya insiden runtuhnya jembatan Cincin Lama menimbulkan ketidak nyamanan pengguna jalan dan ikut berbela sungkawa atas korban yang meninggal dalam insiden tersebut.

Humas BBPJN VIII

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *