Close


October 27, 2017143 Views

Jalan Gilimanuk – Cekik Dilebarkan Menjadi 4 Lajur

image_pdfimage_print

Foto : Jalan Gilimanuk dilebarkan menjadi 4 lajur

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Bali melakukan pembangunan jalan dengan menambah lajur pada ruas Gilimanuk – Cekik sepanjang 1 Km. Ruas ini  menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk dengan Singaraja sebagai ibukota Kabupaten Buleleng di Utara Pulau Bali dan  dengan Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali di Selatan Pulau Bali.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Bali, Muhammad Ali Duhari menjelaskan kepadatan lalulintas di ruas Gilimanuk – Cekik cukup tinggi karena merupakan akses Pelabuhan. Jalur ini terbilang sibuk karena penghubung jalur logistik ke lintas utara dan selatan Pulau Bali. Ruas ini juga merupakan jalur lebaran dimana pada musim mudik lebaran volume lalu lintas akan sangat melonjak.

“Untuk kondisi-kondisi tertentu seperti lebaran, tahun baru dan hari-hari libur perlu pengaturan lalulintas dan di beberapa titik mengalami penyempitan karena lebar perkerasan jalan masih 7 meter karena itulah kita lebarkan menjadi 4 lajur dengan lebar perkerasan  jalan menjadi 14 meter”, ujar Duhari.

Ia  menambahkan rencananya  ruas Gilimanuk – Cekik sepanjang 3,04 Km akan dilebarkan semua namun bertahap dan tahun ini yang sudah dikerjakan sepanjang 1 Km. Namun demikian, mengingat kondisi perekonomian nasional yang kurang baik dan terbatasnya ketersediaan anggaran belum ada kepastian terkait kelanjutan program pelebaran jalan Gilimanuk – Cekik karena belum menjadi prioritas walaupun sebenarnya dibutuhkan.

“Anggaran perbaikan jalan difokuskan untuk preservasi karena masih banyak jalan-jalan nasional yang rusak dan membutuhkan perbaikan” imbuh Duhari.

Duhari menerangkan lokasi pekerjaan pelebaran jalan pada Km 126 + 910 – 127 + 910 dengan biaya dari APBN sebesar Rp. 17.687.148.000,00. Kondisi existing lebar jalan berkisar 10 m dan tidak memiliki median, kemudian jalan dilebarkan total menjadi  23,50 m. Sebelah utara jalan sebagian merupakan area hutan taman nasional Bali Barat

Pekerjaan telah diselesaikan dengan baik oleh PT Cahaya Bali Bangun Persada dan selaku Konsultan Pengawas dari PT Nusvey Join Operation (JO) dan PT Global. Pekerjaan selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak pelaksanaan kerja, mulai tanggal 31 Januari hingga 28 Agustus 2017. Pada tanggal 28 Agustus 2017 telah dilakukan serah terima pekerjaan.

Pekerjaan yang tertuang dalam kontrak yaitu konstruksi yang terdiri dari saluran U-Ditch tipe DS 2  di sisi kiri dan kanan bahu jalan selebar 1,20 m. Bahu jalan terdiri dari 2 lapisan yaitu agregat A dan lapis perkerasan AC-BC selebar 2,00 m di sisi kiri dan kanan, serta jalur utama selebar 2 x 2 x 3,50 m yang terdiri dari lapisan Agregat A (1 lapis), Lean Mix Concrete (1 lapis), lapis perkerasan AC-BC (3 lapis) dan lapis aus AC-WC (1 lapis). Di tengah-tengah antara jalur utama terdapat median selebar 1,50 m dan jalur pengaman selebar 0,50 m pada masing-masing sisi median. Konstruksi median merupakan beton berongga setinggi 1,00 m yang akan diisi lampu penerangan jalan serta taman. Pada titik akhir penanganan pelebaran (Km 127+910) dibuat marka penyesuaian karena lebar jalan masih sesuai eksisting yaitu 10 m.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *