Close


December 17, 201879 Views

Jaga Keragaman Hayati Dengan Menanam Pohon

image_pdfimage_print

Penyempitan badan air, alih fungsi lahan, sedimentasi dan pendangkalan, serta hilangnya sumber daya air secara perlahan, merupakan ancaman bagi lingkungan yang membawa dampak buruk bagi Negara dan masyarakat. Berbagai upaya dilakukan untuk memulihkan lahan dan hutan di Indonesia. Baik dilakukan oleh pemerintah maupun organisasi pegiat lingkungan hidup. Salah satu upaya itu adalah dengan menanam pohon, agar lahan dan air memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sesuai Keputusan Presiden RI No 24 tahun 2008, setiap 28 November diperingati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), sekaligus menjadikan bulan Desember sebagai bulan menanam pohon nasional. Acara yang serentak dilaksanakan di 34 propinsi tersebut dipelopori oleh Kementerian PUPR bersama DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kementerian PUPR serta pokja Revitalisasi GN-KPA.

Tahun ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII ditunjuk sebagai koordinator di Provinsi Bali. Kegiatan Hari Menanam Pohon dipusatkan di lingkungan Pura Luhur Pakendungan Tanah Lot, Tabanan, Bali. Dalam sambutan Menteri PUPR yang dibacakan oleh Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Dwityo Askoro Soeranto mengatakan, “menanam pohon merupakan upaya menyelamatkan bumi kita, menjaga keragaman hayati, menghemat dan ekonomis menumbuhkan mata air yang baru, dan sudah pasti memberikan oksigen bagi kehi dupan. Keberhasilan program penanaman serta pemeliharaan pohon sangat tergantung pada 6T, yaitu, tepat perencanaan, tepat pemilihan jenis,tepat pembibitan, tepat waktu penanaman, tepat pemeliharaan dan tepat waktu pemanenan.”

Dengan mengambil tema “Menanam Pohon bagi Penyelamatan Lahan Dan Air” setidaknya ada 400 bibit pohon yang akan ditanam. Jenis pohon yang ditanam antara lain Cempaka, Gaharu, Majegau, dan nagasari. Tahun ini pemerintah menargetkan sebanyak 1 juta pohon berhasil ditanam. Tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah untuk mengurangi banjir, dan menjaga kadar air tanah sehingga tidak habis.
Dalam kegiatan itu turut hadir Sekda kabupaten Tabanan, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanam, Forkopimda Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, Civitas Akademi Universitas di Bali, Kepolisian, TNI serta perangkat Desa Beraban Kecamatan Kediri, tabanan dan instansi terkait di Provinsi Bali.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *