Close


August 28, 201846 Views

Harapan Baru Menyeruak dari Jembatan Randu Merak

image_pdfimage_print

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Probolinggo-Paiton-Situbondo membangun kembali Jembatan Randu Merak yang menghubungkan Banyuwangi dengan Paiton. Jembatan Randu Merak telah berusia puluhan tahun, karenanya perlu diremajakan dengan membangun jembatan yang baru.

Kehadiran Jembatan Randu Merak yang baru ini diharapkan dapat menjadi harapan baru warga sekitar dan dapat memperlancar akses dari Banyuwangi ke Paiton maupun sebaliknya. Kini pembangunan jembatan telah memasuki tahap pemasangan sheet pile. Sebelumnya telah dilakukan penggantian jembatan sisi utara. Kini telah memasuki pengantian jembatan sisi selatan.

PPK Probolinggo-Paiton-Situbondo Andhika Tommy Ardiansyah mengatakan, sebelum dimulainya proyek, ia telah berkoordinasi dengan berapa pihak untuk mengatasi dampak lalu lintas serta sosioliasi kepada warga sekitar. “Nanti akan dilakukan rekayasa lalu lintas,” kata pria kelahiran Surakarta itu.

Sebelumnya, lalu lintas jembatan di sisi selatan berlangsung satu arah. Kini, selama proses pengerjaan pengantian jembatan sisi selatan maka lalu lintas akan dialihkan ke jembatan sisi utara dan akan dilakukan contra flow untuk sementara waktu.

Pekerjaan ini memilik panjang penanganan 40.80 meter dan akan ditinggikan 2.10 meter mengikuti muka air banjir tertinggi. Kontruksi jembatan ini menggunakan grider dan pondasi tiang panjang diameter 60 cm.

Pengantian jembatan dengan nilai kontrak Rp.10.205.613.000 mulai dikerjakan pada tanggal 17 Mei 2018 dengan waktu pelaksanaan 229 hari kalender. Dana pengerjaan bersumber dari APBN tahun 2018.

Proses penggantian ini ditargetkan akan selesai 31 Desember 2018 dan dapat digunakan untuk menyambut malam pergantian tahun. Sampai dengan 24 Agustus 2018 progres realisasi fisik pekerjaan telah mencapai 14.14%.

Pelaksana proyek ini adalah PT Triple S. Pelaksana PT Triple S Kayis mengatakan akan melakukan pemancangan sisi barat terlebih dahulu. “Pemancangan tiang panjang yang pertama akan dilakukan di sisi barat terlebih dahulu, setelah itu pindah sisi timur. Rencananya erection akan dilaksanakan sekitar pertengahan November,” tandasnya.

Kayis mengatakan, pemasangan sheet pile yang sedang dilakukan saat ini juga mampu meredam getaran dari mesin hammer dissel agar tidak berdampak pada rumah warga serta jembatan sisi utara. (Wira)

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *