Close


January 8, 201840 Views

Februari Semua Unit Organisasi Wajib Gunakan TNDE

image_pdfimage_print

Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan pendampingan penggunaan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Kamis (18/1).

Kasubag Tata Naskah Dinas Biro Umum Direktorat Jenderal Yudianingsih menjelaskan, TNDE adalah sistem pengelolaan naskah dinas secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan.

Ia menambahkan, penggunaan TNDE merupakan keharusan. Ini merupakan tuntutan reformasi birokrasi untuk menciptakan tata laksana pemerintahan yang lebih jelas, efektif, efisien, akuntabel dan tertib administrasi. Selain itu, TNDE diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan administrasi pemerintahan di lingkungan Kementerian PUPR.

Di tingkat pusat, lanjutnya, semua unit sudah menggunakan TNDE. Bahkan pada 2017 sempat diadakan lomba penggunaan TNDE di tingkat pusat untuk mendorong unit kerja menggunakan TNDE.

“Tahun ini kita akan melombakan penggunaan TNDE di tingkat daerah. Untuk itu Februari 2018 semua unit organisasi atau unit kerja di Lingkungan PUPR, baik yang di pusat maupun daerah wajib menggunakan TNDE,” kata perempuan yang akrab disapa Ningsih ini.

Penggunaan TNDE telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 80 tahun 2012 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri PUPR No. 34/PRT/M/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 07/PRT/M/2016 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas Kementerian PUPR.

Dengan menggunakan TNDE disposisi surat dapat dilakukan di manapun oleh pimpinan karena berbasis internet dan mobile. Disposisi surat dapat dipantau sampai ke level staf serta dapat mengurangi penggunaan kertas. TNDE versi internet dapat diakses melalui website www.eoffice.pu.go.id sedangan aplikasi mobile dapat diunduh di playstore.

TNDE  dikelola oleh Biro Umum dan Pusat Pengolah Data. Biro Umum bertugas untuk mengembangkan konsep sistem TNDE, pembinaan teknik operasional TNDE dan monitoring serta evaluasi pelaksanaan TNDE. Sedangkan Pusat Pengolah Data bertugas untuk mengembangkan sistem TNDE, mengembangkan infrastruktur dan jaringan sistem TNDE, pengelolaan infrastruktur dan jaringan sistem TNDE serta keamanan data pada aplikasi sistem TNDE.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Yuddy di tempat yang sama menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai komitmen BBPJN VIII menggunakan aplikasi TNDE. Untuk itu ia mengundang bidang-bidang dilingkungan BBPJN VIII untuk mengikuti pelatihan ini, terutama para sekretaris sebagai ujung tombak administrasi persuratan.

“Semua surat masuk dan keluar melalui sekretaris. Bila sekretaris sudah menggunakan TNDE maka yang lain pasti mengikuti,” kata Yuddy.(sodikin)

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *