Close


July 19, 2018202 Views

Evaluasi Jaki dan Inpeksi Jembatan

image_pdfimage_print
  • Foto : Pengarahan Evaluasi Jaki dan Inpeksi Jembatan oleh Bapak Kepala BBPJN8 I Ketut Darmawahana

Subdit Analisa Data dan Pengembangan Sistem (ADPS) Kemen PUPR siap kembangkan aplikasi jalan kita ( JAKI ) dengan tampilan yg user friendly dan kaya fitur hal itu diungkapkan Firman, Kepala Seksi Pengembangan Sistem Subdit ADPS Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan, saat acara evaluasi penggunaan aplikasi jaki dan Tata cara pemeriksaan penilaian jembatan di lingkungan BBPJN8 di Bali (18/7).
Ia Menjelaskan ada beberapa masalah yang harus segera diselesaikan di aplikasi JAKI diantaranya aplikasi mobile tidak kompatibel di beberapa smartphone, kurang user friendly untuk pengguna umum (masyarakat), bercampurnya pelaporan masyarakat dengan penilik jalan, fungsi supervisi dari balai belum optimal, fitur penilaian kinerja untuk penilik belum ada dan menu pelaporan untuk penilik terlalu umum.
Permasalahan tersebut akan diselesaikan dipengembangan aplikasi JAKI versi kedua yang disebut dengan JAKI++ (plus-plus) dan saat ini masih dalam proses pengembangan.
” Pengembangan aplikasi jaki ditargetkan selesai akhir 2018, harapannya Desember sudah dapat di ujicoba, pengembangan aplikasi ini tidak membutuhkan waktu lama karena kita bekerjasama dengan pihak ketiga yang sudah profesional di bidang tersebut ” Kata Firman.

Ia menambahkan beberapa fitur baru yang disematkan di aplikasi ini yaitu peta jalan dan lingkup wilayah kerja penilik jalan, tracking (pelacakan) posisi petugas penilik jalan, foto Selfi petugas penilik jalan dan rating keaktifan penilik jalan menggunakan aplikasi jaki.

Dengan fitur-fitur tersebut penilik jalan selalu terpantau aktifitasnya sehingga penilik jalan tidak dapat bohong, masuk kerja atau tidak pasti terpantau sehingga aplikasi jaki dapat menjadi referensi penilaian kinerja penilik jalan secara real time.

Sementara itu Kepala BBPJN8 I Ketut Darmawahana menambahkan pihaknya berkomitmen menjadi yang terbaik menggunakan aplikasi JAKI. ” kita memberi penghargaan kepada penilik jalan yang aktif menggunakan aplikasi JAKI ” ujarnya.

ia menambahkan Aplikasi JAKI sudah digunakan di lingkungan BBPJN VIII, pemberian penghargaan dilakukan untuk memotivasi penilik jalan yang lainnya agar aktif juga menggunakan aplikasi JAKI.
Selain Evaluasi Aplikasi JAKI para penilik jalan juga dibekali dengan pengetahuan dan juga praktek bagaimana melakukan pemeriksaan Jembatan dengan akurat sehingga apabila ada kerusakan jembatan dapat segera ditanggani.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *