Close


March 19, 201920 Views

DPR Kunjungi Sumenep, Pemda Usulkan Jalan Akses Bandara

image_pdfimage_print

Komisi V DPR-RI usulkan perbaikan jalan akses menuju Bandara Trunojoyo dan Pelabuhan Kalianget di Madura.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Susiantomo serta rombongan di Pelabuhan Kalianget

Komisi V DPR RI didampingi mitra kerja seperti Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan Darat, Laut dan Udara melakukan kunjungan kerja ke Bandara Trunojoyo dan Pelabuhan Kalianget di Kabupaten Sumenep pulau Madura pada Selasa siang (18/3).

Kunjungan kerja komisi V menggunakan bus, lewat jalur darat. Berangkat dari Bandara Juanda Sidoarjo menuju Sumenep. Sepanjang perjalanan, Komisi V mengamati kawasan yang dilewati. Termasuk jalan Nasional dari Surabaya sampai ke Sumenep.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Susiantomo selaku ketua rombongan mengatakan kondisi jalan nasional dari Kabupaten Bangkalan sampai Kabupaten Sumenep dibeberapa titik bergelombang dan juga sempit. Bahkan, akses jalan menuju Bandara Trunojoyo di Sumenep sangat sempit Bus ukuran besar kesulitan untuk memasuki area bandara untuk itu pihaknya meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya melakukan perbaikan dan pelebaran.
” Tolong direview ulang jalan dari Surabaya ke Sumemep. Jalannya semakin kesini (bandara Trunojoyo) semakin sempit. Terutama akses menuju Bandara Trunojoyo,
Tentu itu akan berdampak terhadap perkembangan bandara jangan sampai bandaranya sudah bagus namun sepi penumpang karena akses jalannya sempit ” Ujar Sigit.
Ia mengusulkan anggaran perbaikan jalan akses menuju Bandara dan Pelabuhan Kalianget di Madura dimasukkan ke program strategis Nasional. “ ini akses menuju bandara dan pelabuhan jadi sangat strategis saya rasa kementerian PUPR bisa memasukkan ke program strategis nasional” tegas sigit.
Sigit juga menjelaskan pentingnya kunjungan kerja ini salah satunya untuk melihat langsung pelaksanaan APBN 2019, permasalahan-permasalahan yang dihadapi
serta mendengarkan masukan-masukan dari mitra kerja sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun anggaran tahun 2020. Untuk itu ia meminta mitra kerja agar proaktif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yg ada.

Sementara itu Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I BBPJN VIII Surabaya Sodeli saat mendampingi kunjungan Komisi V menyampaikan dibeberapa titik memang jalan masih sempit, anggaran yang ada hanya cukup untuk menjaga kemantapan jalan tahun 2019 untuk perbaikan jalan nasional di madura sebesar Rp 92 miliar.
Ia menjelaskan panjang jalan nasional di Madura sekitar 322 kilometer dibutuhkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk perbaikan jalan agar nyaman dilewati kendaraan. ” Kalau untuk pelebaran, biayanya lebih mahal lagi,” terangnya.
Sementara untuk rencana perbaikan akses jalan Menuju Bandara Trunojoyo dan Pelabuhan Kalianget sepanjang 4 kilometer pihaknya sudah menerima usulan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dan sudah diproses tinggal menunggu anggaran.

 

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *