Close


March 17, 201915 Views

Bangun Kesadaran Lalu Lintas Melalui Millenial Road Safety Festival

image_pdfimage_print

Minggu 17 Maret 2019 tampak suasana yang berbeda di sekitar lingkungan jembatan Suramadu, lalu lalang kendaraan seperti bus dan mobil serta beberapa mobil ambulan terlihat. Ratusan aparat keamanan juga terlihat bersiaga. Kesibukan di zona laut juga nampak terlihat, beberapa kapal patroli aparat keamanan terlihat lalu lalang mengamankan situasi, begitu juga kumpulan kapal nelayan mulai merapat mendekati panggung yang ada di laut. Semarak kegiatan tersebut merupakan bagian dari Millenial Road Safety Festival yang diadakan oleh Polda Jatim.

Kegiatan tersebut merupakan target jangka panjang untuk menekan sekaligus tak ada lagi kecelakaan pada 2035 di wilayah Indonesia atau zero accident, mengingat pertumbuhan kendaraan tiap tahun meningkat seiringan dengan jumlah pergerakan manusia. Atau setidaknya menghargai setiap nyawa yang bergerak selama di jalan raya.

Acara yang dibuka oleh kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan diawali secara seremonial memberangkatkan peserta fun walk Millenial Road Safety Festival, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelbagai kegiatan,seperti fun walk,marching band,festival perahu,atraksi moge motor show.

Tak hanya itu acara yang di helat di jembatan Suramadu tersebut juga memboyong 3 rekor MURI yang diantaranya pembentangan bendera merah putih sepanjang 5.4 KM yang dibawa oleh ribuan pelajar se-Jatim,penampilan 1.000 penari gandrung yang merupakan tarian khas Banyuwangi,serta rekor 2.000 kapal nelayan yang melakukan atraksi di  laut di sekitar jembatan Suramadu. Penyanyi Via Vallen juga memeriahkan acara tersebut serta beberapa grup hip-hop juga tampil menghibur peserta yang mengikuti acara tersebut. Sepanjang (MRSF) 2019, Jembatan Suramadu ditutup total. Pengendara yang menuju Surabaya atau Madura dialihkan ke Pelabuhan Ujung-Kamal Surabaya.

Sasaran dari kegiatan ini merupakan kaum millennial untuk lebih tertib dalam berkendara dan mentaati peraturan lalu lintas yang ada. Angka kematian yang terjadi akibat dari kecelakaan lalu lintas secara global masih mengkhawatirkan. Seperti yang dilansir WHO setiap tahun 1.35 juta orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas diseluruh dunia.

Berdasarkan data dari kepolisian yang dihimpun dari berbagi sumber, korban kecelakaan lalu lintas didominasi oleh generasi muda, hingga tahun 2018 angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas tak banyak berubah. Usia rata-rata korban jiwa karena kecelakaan lalu lintas masih didominasi kalangan 16 sampai 35 tahun,25 persen diantaranya adalah pelajar dan mahasiswa dengan usia produktif.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *