Close


November 8, 201865 Views

Anjungan Cerdas Rambut Siwi Siap Difungsikan

image_pdfimage_print

Berdasarkan penelitian Pusat Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian PUPR, bahwasannya pengguna jalan bermotor membutuhkan istirahat setelah berkendara selama 4 jam, karena kondisi yang prima tentunya dibutuhkan pengendara untuk tetap focus sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Seperti kebanyakan yang dilakukan pengendara bermotor kerap kali mengalami kelelahan saat menempuh perjalanan jauh, menggunakan rest area di tol yang memiliki pelbagai fasilitas yang bisa di manfaatkan.

Sementara di jalan nasional tempat untuk beristirahat tentunya tak selengkap di jalan tol, seperti warung atau tempat makan yang berada dipinggir jalan, namun tentunya dengan fasilitas seadanya. Maka untuk menjawab kebutuhan tersebut kementerian PUPR melalui Badan Pengembangan Infrastuktur Wilayah (BPIW) membangun Anjungan Cerdas (AC). Anjungan Cerdas merupakan rest area multifungsi dengan pelbagai fasilitas dengan kemasan modern serta didukung dengan pusat informasi,ATM,ruangan terbuka hijau,saran edukasi serta gerai yang menjual produk unggulan local.

Anjungan Cerdas Rambut Siwi dipilih karena berada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Denpasar ke Gilimanuk. Anjungan ini dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektar. Nanti setelah diresmikan pengendara yang mengalami kelelahan dapat menggunakan fasilitas yang ada di anjungan tersebut untuk beristirahat.

I Gede Agus Punarta, selaku PPK Cekik-Bts Kota Negara-Antoasri-Tabanan-Pekutatan menjelaskan anjungan cerdas rambut siwi dibangun oleh kementerian PUPR melalui BPIW, untuk mempermudah akses masuk ke  anjungan cerdas maka akses depan anjungan mendapat penanganan rekonstruksi dari BPPJN VIII, seperti yang diungkap I Gede akses jalan tersebut supaya mempermudah penggunjung untuk masuk ke anjungan cerdas.

“pelebaran di depan anjungan tujuannya untuk mempermudah askes masuk ke anjungan cerdas, total panjang yang di kerjakan 150 meter, itu di bagi 2 untuk sisi barat sepanjang 100 meter dan sisi timur 50 meter yang mengarah ke Denpasar” kata I Gede, Jika ditotal lebar jalan di depan anjungan cerdas dengan lebar 9 meter, rekonstruksi tersebut meliputi peninggian jalan dan pembuatan saluran drainase. Ketika disinggung mengenai sumber dana rekostruksi, I gede mengatakan dana yang digunakan merupakan sisa lelang yang ada di Satker wilayah 1 Bali.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *