Close


May 29, 2018150 Views

3 Menteri meresmikan Jembatan Wijaya Kusuma

image_pdfimage_print
  • Foto : Bupati Kediri dan 3 Menteri meresmikan Jembatan Wijaya Kusuma

Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di dampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno meresmikan jembatan Wijaya Kusuma atau yang dikenal dengan Jembatan Ngadiluwih di Kabupaten Kediri pada Selasa siang (29/5).

Jembatan yang menghubungkan  kecamatan Mojo dan  kecamatan Ngadiluwih akan memangkas waktu perjalanan yang sebelumnya harus memutar ke kota (untuk kendaraan mobil dan truk) dengan jarak  20 km dengan adanya jembatan jarak yg di tempuh  semakin cepat karena jarak jembatan dengan jalan nasional 2,5 Km.

Pembangunan jembatan Wijaya Kusuma merupakan  upaya Kementerian PUPR untuk meningkatkan konektivitas jaringan jalan yang memadai khususnya penghubung antara Wilayah Timur dan Barat antara Kecamatan  Mojo dan Ngadiluwih di Kab. Kediri yang
dipisahkan oleh Sungai Brantas.

Menurut Pramono Anung, dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan dapat memudahkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta memudahkan transportasi antara  daerah barat dan daerah timur Kabupaten Kediri yang dipisahkan oleh sungai Brantas.

” Dulu daerah Barat sungai Brantas itu terisolir mereka susah menjual hasil pertanian karena sebagian besar konsumen itu berada di daerah timur sungai untuk itu  semoga dengan adanya jembatan ini harga-harga turun, mereka mudah memasarkan produk pertanian di daerah timur”, Jelas Pramono Anung.

Ia menambahkan selain membangun jembatan ini sepanjang 2,5 Km dari lokasi jembatan ke existing jalan nasional juga akan di bangun Kementerian PUPR.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan  dilanjutkan dengan pelebaran jalan dari arah jembatan  menuju akses eksisting Jalan Nasional Kediri ke Tulungagung, diharapkan akan memberi peningkatan transportasi dan konektivitas dari  Kota Kediri, Ngadiluwih, dan perbatasan  Kediri/Tulungagung ke Selingkar Wilis akan menjadi lebih lancar.

Selingkar Wilis merupakan program pembangunan jalan yang menghubungkan enam kabupaten sepanjang 240 km yang dikenal dengan istilah  “Tunggal Rogo Mandiri” (Tulungangung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk dan  Kediri).

Pembangunan Jembatan Wijaya Kusuma memberikan peluang besar bagi Pemerintah Kabupaten Kediri dalam pengembangan wilayah khususnya wilayah Timur dan Barat Sungai Brantas. Dengan pembangunan yang sinergis dan berkelanjutan, akan meningkatkan nilai ekonomis, sosial, serta lingkungan.

Jembatan ini memiliki panjang 182,84 m dengan lebar 7 meter  dan bangunan atas  rangka baja. Dibangun pada tahun 2017dengan dana APBN sebesar 32,7 Milyar.

 

Bagikan Ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *